, Singapore

ARMSA: Digitalisasi manajemen aset angin yang mengkompromikan penilaian kecerdasan manusia

Kebanyakan organisasi cenderung menggunakan otomatisasi dari AI alih-alih meningkatkan keterampilan karyawan mereka.

Dorongan industri angin menuju digitalisasi manajemen aset membahayakan peningkatan kinerja manusia, begitulah menurut laporan wawasan industri baru oleh ARMSA Academy.

Laporan Great Leap Forward, yang menyajikan wawancara dengan para ahli di seluruh industri angin, mengatakan bahwa: “Dalam industri yang terobsesi dengan kinerja aset dan keuntungan marginal, perusahaan berinvestasi terlalu sedikit dalam keterampilan manusia yang membantu proyek berjalan secara optimal, atau mereka malah berinvestasi dalam pelatihan dengan metode-metode yang tidak efektif.”

Saat ini, organisasi beralih ke pemanfaatan kecerdasan buatan dan otomatisasi ketika mencari cara untuk meningkatkan margin keuntungannya, yang mana berlawanan dari meningkatkan keahlian individu dalam tim mereka.

“Kinerja manusia yang dioptimalkan dan pengambilan keputusan, jika dipelihara, dapat bertindak sebagai katalis untuk meningkatkan ketersediaan, mengurangi waktu henti turbin, rekan kerja yang lebih aman, dan lebih sedikit silo dari organisasi,” laporan tersebut mengusulkan.

Laporan ini dirilis saat grup konsultan sektor tenaga ARMSA memperkenalkan perusahaan dari ARMSA Academy, yang mana adalah platform dukungan kinerja digital yang menawarkan tenaga profesional untuk sektor energi angin dengan dukungan keselamatan sebagai hal yang utama.

Follow the link for more news on

ACWA dan PT PLN teken MoU baterai untuk pengembangan hidrogen hijau di Indonesia

Ini juga mencakup proyek penyimpanan pompa untuk fasilitas pembangkit listrik tenaga air.

Unit RATCH Group membeli saham Eco Energy untuk ikut mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga air di Indonesia

RH Internationa (Singapura) sekarang akan memegang 50% saham dalam proyek tersebut.

Rencana transisi energi Indonesia menghadapi rintangan implementasi

Indonesia dan mitra internasionalnya sepakat untuk memobilisasi pembiayaan sebesar US$20 miliar.

PLN Indonesia menandatangani perjanjian dengan Amazon untuk proyek tenaga surya 210MW

Amazon berkomitmen untuk melakukan off-take daya dari empat proyek tenaga surya.

Indonesia mendapatkan $20 miliar di bawah Just Energy Transition Partnership

Rencana Indonesia termasuk memuncaknya total emisi sektor listrik pada 2030.

Apa yang bisa mengeringkan potensi tenaga air Laos

Pasar Laos siap untuk menjadi pengekspor listrik utama di Asia Tenggara.

Pertamina mendukung target net-zero Indonesia 2060

Indonesia menaikkan target pengurangan emisi karbon menjadi 31,89% pada 2030.

Laba bersih Adaro Energy melonjak 366% YoY dalam sembilan bulan pertama

Hal ini didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata.

Laporan IRENA: Biaya energi terbarukan saat ini semakin efektif bagi Indonesia

Penghematan biaya energi diperkirakan bernilai US$400 miliar-600 miliar hingga 2050.