, Indonesia
343 views
Logo from Barito Renewables.

Barito Wind Energy mengakuisisi mayoritas saham di PT UPC Sidrap Bayu Energi

Perusahaan ini akan memegang saham sebesar 99,99% di perusahaan tersebut.

PT Barito Wind Energy, dari Indonesia, telah mengakuisisi 99,99% saham di PT UPC Sidrap Bayu Energi yang telah mengoperasikan total 75 megawatt tenaga angin.

Dalam sebuah pernyataan, Barito Wind, anak perusahaan dari PT Barito Renewables Energy, mengatakan bahwa mereka membeli saham tersebut dari UPC Renewables Asia Pacific Holdings Pte. Ltd., ACEN Renewables International Pte. Ltd., UPC Renewables Asia III Limited, Sidrap (HK) Limited, dan Sunedison Sidrap B.V.

Akuisisi tersebut termasuk PT UPC Operation and Maintenance Indonesia yang merupakan komponen vital dari aktivitas operasional Sidrap.

ALSO READ: ACEN Australia inks PPA with SmartestEnergy for New England Solar

"Strategi ini tidak hanya menambahkan aset energi angin terkemuka ke dalam portofolio kami, tetapi juga memperkuat dedikasi kami untuk memimpin solusi energi terbarukan demi masa depan yang lebih hijau," kata CEO Barito Renewables, Hendra Tan.

Akuisisi ini, senilai $102,2 juta, dan didukung oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Barito Wind juga menyelesaikan akuisisi tiga aset pengembangan energi angin tahap akhir di Sulawesi Selatan (Sidrap 2), Sukabumi, dan Lombok dengan kapasitas total 320 megawatt.

Perusahaan ini memiliki saham sebesar 51% dari tiga proyek tersebut dengan ACEN Investments HK Limited memegang 49% sisanya.

PT Jawa Satu Power mulai mengoperasikan pembangkit listrik tenaga LNG sebesar 1.760 MW di Indonesia

Pembangkit ini dapat memproduksi listrik untuk 4,3 juta rumah tangga.

Barito Wind Energy mengakuisisi mayoritas saham di PT UPC Sidrap Bayu Energi

Perusahaan ini akan memegang saham sebesar 99,99% di perusahaan tersebut.

Grup NEFIN bekerja ekstra keras dalam mengejar proyek-proyeknya

CEO Glenn Lim menjelaskan bagaimana keterlambatan berubah menjadi hal baik karena perusahaan bertujuan mencapai kapasitas 667 MW pada 2026.

Summit Power International menyediakan dukungan LNG yang vital untuk Bangladesh

Tanpa pasokan listrik cross-border, LNG diperlukan oleh negara yang menghadapi kendala geografis untuk menerapkan sumber energi terbarukan.

JERA, mitra unit PT PLN untuk pengembangan rantai nilai LNG

MOU juga mencakup studi kemungkinan konversi ke hidrogen, rantai nilai amonia.

VOX POP: Bagaimana teknologi vehicle-to-grid dapat meningkatkan transisi energi?

Teknologi vehicle-to-grid (V2G) dipandang sebagai inovasi revolusioner menuju ketahanan jaringan listrik dan peningkatan transisi energi yang kokoh.

IDCTA: Partisipasi global dapat meningkatkan penjualan kredit karbon Indonesia

Pasar karbon Indonesia yang baru dibuka memiliki sebanyak 71,95% kredit karbon yang belum terjual pada akhir 2023.

Bagaimana Asia Tenggara dapat mencapai potensi biogasnya

Kawasan ini hanya memiliki sekitar satu gigawatt kapasitas dengan Thailand, Indonesia, dan Malaysia memimpin dalam hal produksi.