, Indonesia
277 views
Logo of CNOOC

CNOOC Limited mengirimkan Train 3 Proyek LNG Tangguh di Indonesia

Train 3 memiliki kapasitas pembangkit sebesar 7,6 juta ton per tahun.

China National Offshore Oil Corp. Limited (CNOOC) telah memulai pengiriman kargo LNG pertama dari fasilitas pembekuan baru (Train 3) dari proyek LNG Tangguh yang baru dibangun di Indonesia.

Terletak di Provinsi Papua Barat, proyek ini mulai berproduksi pada 2009 dan terdiri dari enam ladang gas offshore di bawah tiga kontrak bagi hasil (PSC), yang mampu menampung 7,6 juta ton per tahun (mtpa).

ALSO READ: New natural gas sources needed to meet increasing demand

Fasilitas tambahan seperti dua platform kepala sumur baru, 10 sumur produksi dan infrastruktur lainnya telah mulai berproduksi secara bersamaan dengan fasilitas tersebut.

Penambahan Train 3 akan menambah kapasitas kilang hingga 11,4 mtpa, menjadikan proyek Tangguh LNG sebagai ladang gas dan pusat produksi LNG terbesar di negara kepulauan Indonesia.

CNOOC Muturi Limited, anak perusahaan CNOOC, memiliki 13,90% kepemilikan dalam proyek LNG Tangguh.

Gangguan jaringan listrik Indonesia tegaskan pentingnya panel surya atap dan penyimpanan baterai

Kapasitas terpasang panel surya atap tercatat sebesar 853 MW, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan.

Indonesia tetapkan target 2032 untuk PLTN pertamanya

Nuklir kini masuk ke dalam bauran energi jangka panjang Indonesia.

PLN perluas jaringan gas dan LNG guna dukung peningkatan energi terbarukan

Gas menjadi kekuatan penstabil yang memungkinkan jaringan listrik menyerap lebih banyak output yang bersifat variabel.

EDC tingkatkan fasilitas panas bumi Leyte

Hal ini untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan perpanjangan usia operasional pembangkit.

KS Orka memperluas kapasitasnya melewati 200 MW lewat proyek Sorik Marapi

Ini menjadi tonggak penting bagi salah satu proyek listrik bersih terbesar di Indonesia.

CPI kembangkan biomassa bambu ke proyek hybrid yang lebih besar

Warga lokal menggerakkan inisiatif energi terbarukan berbasis komunitas di Indonesia.

Bagaimana Jepang dapat menghidupkan kembali komitmennya pada energi terbarukan

Negara tersebut menghadapi tantangan dari sisi sistem maupun regulasi.

Kawasan Asia-Pasifik perlu selaraskan rencana energi dan pusat data

Akses terhadap energi terbarukan menjadi kunci bagi perluasan pasar.

APAC memimpin pertumbuhan energi nuklir

Ketegangan geopolitik dan harga bahan bakar fosil mendorong upaya diversifikasi.

Peralihan China dari batu bara ke hidrogen terhambat oleh biaya tinggi dan keterbatasan infrastruktur.

Hidrogen hijau membutuhkan pasokan energi terbarukan yang besar dan penyimpanan yang mahal.