196 views

Mengapa pasar listrik Filipina membutuhkan kerangka kerja yang baik untuk investasi

Ini untuk memastikan lingkungan yang aman dan transparan.

Janssen Dela Cruz adalah Assistant Vice President- Business Development dari Global Business Power Corporation yang bertanggung jawab untuk pengembangan bisnis baru dan strategi pasar untuk aplikasi daya skala utilitas.

Dia juga mengawasi pengembangan proyek-proyek pembangkit listrik baru menggunakan batubara (circulating fluidized bed), diesel dan biomassa (bagasse) dan akuisisi klien baru dan manajemen keuangan untuk penjualanlistrik dan layanan energi untuk Distribution Utilities/Electric Coops and Contestable Clients (CC) di bawah naungan RCOA. Sebagai tambahan, dia bertanggung jawab atas pengelolaan upaya pengembangan bisnis untuk perusahaan utama dan anak perusahaan serta pengembangan struktur kemitraan dan kepemilikan untuk proyek-proyek pembangkit listrik padat modal.

Dela Crus akan menjadi salah satu panelis Asian Power Utility Forum di Manila leg yang berlangsung pada 8 Maret di Shangri-La Makati.

Apa pengalaman dan posisi Anda sebelum ini?

Sebelum menjadi asisten wakil presiden dari sisi pengembangan bisnis GBP, saya telah mengelola lebih dari 450 MW kontrak energi jangka panjang dan bertanggung jawab atas penjualan daya untuk lebih dari 100 MW sebagai persyaratan klien baru.

Apa filosofi bisnis utama Anda?

Lingkungan bisnis yang kompetitif dan transparan membawa harga yang lebih rendah bagi konsumen dan kepercayaan yang lebih tinggi bagi investor.

Bisakah Anda memberi kami sekilas tentang apa yang akan Anda bicarakan di Asian Power Utility Forum 2016?

Untuk membangun portofolio daya listrik sebelum permintaan. Harus ada kerangka kerja yang baik untuk investasi listrik yang menjamin investor pada pedoman peraturan yang aman dan transparan.

Gangguan jaringan listrik Indonesia tegaskan pentingnya panel surya atap dan penyimpanan baterai

Kapasitas terpasang panel surya atap tercatat sebesar 853 MW, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan.

Indonesia tetapkan target 2032 untuk PLTN pertamanya

Nuklir kini masuk ke dalam bauran energi jangka panjang Indonesia.

PLN perluas jaringan gas dan LNG guna dukung peningkatan energi terbarukan

Gas menjadi kekuatan penstabil yang memungkinkan jaringan listrik menyerap lebih banyak output yang bersifat variabel.

EDC tingkatkan fasilitas panas bumi Leyte

Hal ini untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan perpanjangan usia operasional pembangkit.

KS Orka memperluas kapasitasnya melewati 200 MW lewat proyek Sorik Marapi

Ini menjadi tonggak penting bagi salah satu proyek listrik bersih terbesar di Indonesia.

CPI kembangkan biomassa bambu ke proyek hybrid yang lebih besar

Warga lokal menggerakkan inisiatif energi terbarukan berbasis komunitas di Indonesia.

Bagaimana Jepang dapat menghidupkan kembali komitmennya pada energi terbarukan

Negara tersebut menghadapi tantangan dari sisi sistem maupun regulasi.

Kawasan Asia-Pasifik perlu selaraskan rencana energi dan pusat data

Akses terhadap energi terbarukan menjadi kunci bagi perluasan pasar.

APAC memimpin pertumbuhan energi nuklir

Ketegangan geopolitik dan harga bahan bakar fosil mendorong upaya diversifikasi.

Peralihan China dari batu bara ke hidrogen terhambat oleh biaya tinggi dan keterbatasan infrastruktur.

Hidrogen hijau membutuhkan pasokan energi terbarukan yang besar dan penyimpanan yang mahal.