, Indonesia
222 views

Korea Selatan dan Indonesia menandatangani kesepakatan kerja sama energi nuklir

Perjanjian tersebut merupakan salah satu dari 16 perjanjian yang ditandatangani oleh para pihak pada KTT ASEAN 2023.

Perusahaan-perusahaan dari Korea Selatan dan Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MOU) untuk bekerja sama dalam “membina basis industri energi nuklir,” dan di bidang lain di sektor energi dan mobilitas.

Dalam pernyataannya, Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi (MOTIE) Korea Selatan mengatakan kesepakatan kerja sama nuklir tersebut merupakan salah satu dari 16 MOUS yang ditandatangani pada Business Roundtable saat Presiden Korea Yoon Suk Yeol menghadiri KTT ASEAN 2023 di Jakarta.

Dari 16 MOU tersebut, lima diantaranya merupakan perjanjian di bidang tenaga listrik dan energi bersih untuk peralatan ramah lingkungan, amonia hijau, penangkapan dan penyimpanan karbon, serta perangkat tenaga listrik. Mereka juga menandatangani dua perjanjian untuk solusi parkir listrik dan terintegrasi di sektor mobilitas.

ALSO READ: South Korea targets to double new energy industry exports by 2030

Dua kesepakatan ditandatangani untuk mendirikan pusat penelitian dan pengembangan di bidang mineral kritis dan rantai pasokan, satu kesepakatan mengenai “white bio” yang dapat terurai secara hayati dalam daur ulang sumber daya, dan tiga kesepakatan terkait industri inti, peralatan konstruksi, dan ritel fesyen.

Para pihak juga menandatangani dua perjanjian di bidang kebijakan kesehatan untuk pengiriman fasilitas kesehatan dan penelitian kebijakan ASEAN.

MOTIE mengatakan pemerintah Korea dan Indonesia akan bekerja sama erat untuk kelancaran implementasi langkah-langkah tindak lanjut perjanjian tersebut melalui peluncuran insentif dan dukungan bantuan pembangunan resmi.

Follow the link for more news on

Investasi energi terbarukan Asia-Pasifik melaju lebih cepat dari efisiensi pengadaan

Pengembang soroti hambatan jaringan, kontrak, dan dokumentasi.

Batu bara Jepang belum mampu gantikan pasokan LNG dari Selat Hormuz

Perusahaan utilitas batasi pembelian batu bara di tengah ketidakpastian durasi gangguan pasokan.

Guncangan harga minyak berdampak ke listrik gas Asia, meski dengan jeda

Kesepakatan LNG take-or-pay batasi kemampuan operator menyesuaikan produksi.

Solar terdesentralisasi tekan biaya jaringan di pedesaan Asia Tenggara

GoRental hadirkan solar terdesentralisasi dengan biaya jauh lebih murah dari jaringan listrik

Pajak karbon dan impor energi hijau tingkatkan biaya serta risiko kepatuhan

Fokus sempit pada pajak semata mengabaikan gambaran ekonomi yang lebih utuh.

China pimpin investasi fusi energi di Asia dengan dana capai US$5 miliar

China Fusion Energy Corporation berperan sebagai pusat nasional senilai US$2,1 miliar untuk proyek-proyek "matahari buatan".

Inverter grid-forming ambil alih kendali untuk stabilkan jaringan listrik Asia

Pertumbuhan konsumsi listrik kini melaju lebih cepat daripada kapasitas jaringan yang menyalurkannya.

Gangguan jaringan listrik Indonesia tegaskan pentingnya panel surya atap dan penyimpanan baterai

Kapasitas terpasang panel surya atap tercatat sebesar 853 MW, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan.

Indonesia tetapkan target 2032 untuk PLTN pertamanya

Nuklir kini masuk ke dalam bauran energi jangka panjang Indonesia.

PLN perluas jaringan gas dan LNG guna dukung peningkatan energi terbarukan

Gas menjadi kekuatan penstabil yang memungkinkan jaringan listrik menyerap lebih banyak output yang bersifat variabel.