, Singapore
139 views

EMA menyoroti empat bidang dalam meningkatkan sektor listrik berkelanjutan Singapura

Bidang tersebut adalah gas alam, surya, jaringan listrik regional, dan alternatif rendah karbon.

Singapura saat ini sedang bertransisi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan berfokus pada empat sakelar pasokan untuk dekarbonisasi sektor listrik, ungkap Energy Market Authority (EMA).

Sakelar ini adalah gas alam, surya, jaringan listrik regional, dan alternatif rendah karbon. EMA mengatakan bahwa 40% emisi karbon berasal dari keempatnya.

Dalam hal gas alam, sumber energi ini akan terus menjadi bidang yang dominan untuk pembangkit listrik Singapura.

Sementara itu, solar dipandang sebagai sumber yang paling menjanjikan, dengan lebih dari 500 megawatt (MW)-puncak pembangkit bertenaga solar terpasang. Hal ini sejalan dengan tujuan pada 2030 untuk mencapai puncak minimal 2 gigawatt (GW) pada 2030. Sedikitnya 200 MW sistem penyimpanan energi juga direncanakan untuk diterapkan setelah 2025.

Bahkan dengan tujuan ini, EMA percaya bahwa implementasi ini hanya akan menghasilkan sekitar 3% dari total permintaan listrik negara itu pada2030.

Jaringan listrik regional diharapkan dapat mempercepat pengembangan proyek energi terbarukan di wilayah tersebut.

Hingga 4 GW listrik rendah karbon pada 2035 diperkirakan akan memenuhi sekitar 30% dari pasokan listrik Singapura. Listrik rendah karbon ini akan dilakukan melalui proses Permintaan Proposal.

EMA juga akan bekerjasama dengan berbagai mitra dalam uji coba impor listrik. Uji coba ini termasuk pada 100 MW listrik dari Semenanjung Malaysia, dan percontohan untuk mengimpor 100 MW listrik tenaga surya dari Pulau Bulan, Indonesia. Singapura saat ini juga menjadi anggota Lao PDR-Thailand-Malaysia-Singapore Power Integration Project.

Munculnya teknologi rendah karbon seperti hidrogen dan penangkapan karbon juga sedang difokuskan oleh perusahaan. Berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan melalui Inisiatif Pendanaan Penelitian Energi Rendah Karbon untuk meningkatkan kelayakan teknis dan ekonomi teknologi rendah karbon.

EMA juga bekerja sama dengan Nanyang Technological University, kemudian bersama dengan kementerian dan lembaga lainnya, dalam melakukan studi untuk mengetahui potensi sumber daya panas bumi di Singapura.

Follow the link s for more news on

Gangguan jaringan listrik Indonesia tegaskan pentingnya panel surya atap dan penyimpanan baterai

Kapasitas terpasang panel surya atap tercatat sebesar 853 MW, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan.

Indonesia tetapkan target 2032 untuk PLTN pertamanya

Nuklir kini masuk ke dalam bauran energi jangka panjang Indonesia.

PLN perluas jaringan gas dan LNG guna dukung peningkatan energi terbarukan

Gas menjadi kekuatan penstabil yang memungkinkan jaringan listrik menyerap lebih banyak output yang bersifat variabel.

EDC tingkatkan fasilitas panas bumi Leyte

Hal ini untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan perpanjangan usia operasional pembangkit.

KS Orka memperluas kapasitasnya melewati 200 MW lewat proyek Sorik Marapi

Ini menjadi tonggak penting bagi salah satu proyek listrik bersih terbesar di Indonesia.

CPI kembangkan biomassa bambu ke proyek hybrid yang lebih besar

Warga lokal menggerakkan inisiatif energi terbarukan berbasis komunitas di Indonesia.

Bagaimana Jepang dapat menghidupkan kembali komitmennya pada energi terbarukan

Negara tersebut menghadapi tantangan dari sisi sistem maupun regulasi.

Kawasan Asia-Pasifik perlu selaraskan rencana energi dan pusat data

Akses terhadap energi terbarukan menjadi kunci bagi perluasan pasar.

APAC memimpin pertumbuhan energi nuklir

Ketegangan geopolitik dan harga bahan bakar fosil mendorong upaya diversifikasi.

Peralihan China dari batu bara ke hidrogen terhambat oleh biaya tinggi dan keterbatasan infrastruktur.

Hidrogen hijau membutuhkan pasokan energi terbarukan yang besar dan penyimpanan yang mahal.