, Japan

World Smart Energy Week 2020 mengumpulkan 18.509 pengunjung

Pertunjukan selanjutnya akan diadakan di Osaka pada 9-11 September.

Menurut laporan penyelenggaranya, yaitu Reed Exhibitions Japan, World Smart Energy Week 2020 yang diadakan di Tokyo Big Sight dihadiri sebanyak 18.509 pengunjung dari 54 negara pada Februari. Jumlah peserta pameran dalam pameran dagang mencapai sebanyak 1.058.

Untuk konferensinya, 151 pembicara tampil dengan ditonton oleh total 6.078 peserta.

Acara ini akan mengadakan pertunjukan Osaka berikutnya pada 9-11 September di INTEX Osaka, sementara pertunjukan Tokyo berikutnya akan dibuka pada 3-5 Maret 2021.

Acara ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para profesional dari seluruh Jepang, Asia, dan dunia untuk bernegosiasi dan berinteraksi untuk masa depan bisnis energi yang cerdas dan terbarukan.

Gangguan jaringan listrik Indonesia tegaskan pentingnya panel surya atap dan penyimpanan baterai

Kapasitas terpasang panel surya atap tercatat sebesar 853 MW, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan.

Indonesia tetapkan target 2032 untuk PLTN pertamanya

Nuklir kini masuk ke dalam bauran energi jangka panjang Indonesia.

PLN perluas jaringan gas dan LNG guna dukung peningkatan energi terbarukan

Gas menjadi kekuatan penstabil yang memungkinkan jaringan listrik menyerap lebih banyak output yang bersifat variabel.

EDC tingkatkan fasilitas panas bumi Leyte

Hal ini untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan perpanjangan usia operasional pembangkit.

KS Orka memperluas kapasitasnya melewati 200 MW lewat proyek Sorik Marapi

Ini menjadi tonggak penting bagi salah satu proyek listrik bersih terbesar di Indonesia.

CPI kembangkan biomassa bambu ke proyek hybrid yang lebih besar

Warga lokal menggerakkan inisiatif energi terbarukan berbasis komunitas di Indonesia.

Bagaimana Jepang dapat menghidupkan kembali komitmennya pada energi terbarukan

Negara tersebut menghadapi tantangan dari sisi sistem maupun regulasi.

Kawasan Asia-Pasifik perlu selaraskan rencana energi dan pusat data

Akses terhadap energi terbarukan menjadi kunci bagi perluasan pasar.

APAC memimpin pertumbuhan energi nuklir

Ketegangan geopolitik dan harga bahan bakar fosil mendorong upaya diversifikasi.

Peralihan China dari batu bara ke hidrogen terhambat oleh biaya tinggi dan keterbatasan infrastruktur.

Hidrogen hijau membutuhkan pasokan energi terbarukan yang besar dan penyimpanan yang mahal.