IPP
, Malaysia

TNB profit down by 8% YoY to $793.4m in 2022

This is due to the higher taxes paid during the period.

Malaysia’s Tenaga Nasional Berhad (TNB) Group’s profit after tax declined by 8% year-on-year (YoY) in 2022 to around $793.4m (RM3.56b) due to higher taxes.

In a statement Dato’ Indera Ir. Baharin Din said attributed the higher taxes to the deferred tax movement of $116m (RM520.7m), and the imposition of the prosperity tax of around $76m (RM340.8m).

The profit declined despite the 5.7% YoY revenue growth to $11.3b (RM50.87b).

READ MORE: Malaysia’s TNB collaborates with 3 Thai energy firms for energy transition

“This was propelled by a 5.2% year-on-year (YoY) improvement in electricity demand, mainly in the industrial and commercial sector. Electricity demand in Peninsular Malaysia alone, grew by 6.0% YoY,” the CEO said.

Meanwhile, TNB’s earnings before interest, taxes, depreciation and amortisation rose 10.9% YoY to $4.6b (RM20.81b) due to higher electricity revenue and lower allowance for doubtful debts on the back of collections improvement.

$1 = RM4.49

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.