, Philippines
Photo by MD Molla via Pexels

Aboitiz Power unit deactivates two power barges

These will resume services in 2027.

Therma Mobile, Inc. (TMO), a wholly-owned subsidiary of Aboitiz Power Corporation, has announced that two of its bunker C-fired power barges will temporarily go offline due to technical and commercial challenges.

In a disclosure, Aboitiz Power said the concerned barges are TMO Mobile 4 and Mobile 6 in Navotas Fishport Complex in Navotas City, Metro Manila. The subsidiary has received the letter of confirmation (LOC) from the Department of Energy to mothball the two facilities, it added.

“The LOC was issued following TMO’s filing of a letter of intent to mothball TMO Mobile 4 and Mobile 6 due to technical and commercial challenges that prevent or hamper their full utilisation and continued safe and efficient operation,” the filing read.

The barges have been deactivated, with a target return to service on 1 February 2027.

Generation activities will continue through TMO Mobile 3 and Mobile 5, whose operations will not be affected by the said mothballing.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.