IPP
, Malaysia
198 views
Logo from TNB's website.

TNB profit dips 4.3% YoY in first 9 months

It was affected by higher foreign currency losses.

Malaysia’ Tenaga Nasional Berhad (TNB) recorded a 4.3% year-on-year (YoY) decline in profit after tax in the first nine months to RM2.75b mainly driven by the higher foreign currency translation losses, finance cost, and tax expenses including Cikai Makmur for the financial year.

In a statement, TNB said its financial performance during the period was fair on the back of higher Group electricity demand of 7.2% YoY in line with the country’s economic growth.

The Group revenue without cost recovery of the Imbalance Cost Pass-Through (ICPT) for the period rose by 6.6% YoY to RM37.95b due to the rise in sales of electricity in all sectors.

READ MORE: Malaysia’s TNB to develop 2,100MW combined cycle power plant

Its under-recovery of ICPT for the period jumped to RM15.92b from RM1.3b due to the current high fuel price, said TNB President and CEO Dato’ Indera Ir. Baharin Din.

The company’s earnings before interest, taxes, depreciation and amortisation (EBITDA) rose to RM16.31b from RM14.39b in the same period last year, with the EBITDA margin without ICPT cost recovery improving to 43% from 40.4% last year, indicating improved operational performance.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.