, Philippines
157 views
Photo by Irina Iriser via Pexels

Philippines grants national significance certificates to 149 energy projects

These will add 19 GW of power.

The Philippines’ Department of Energy has issued certificates of energy projects of national significance (CEPNS) to 149 power generation and transmission projects from May to December 2024.

In a statement, the department said the projects are expected to contribute 19 gigawatts (GW) of additional power generation capacity. These include 17.6 GW from 91 renewable energy projects and 1.5 GW from four conventional power plants.

Certificates were also granted to 29 transmission projects, 24 microgrid system projects, and one exploration project. Most of these are set to be completed in the next two to five years.

The issuance of CEPNS resumed in October 2023 after it was suspended in December 2020.

In April 2024, the DOE issued Department Order No. DO 2024-04-0003, revising the CEPNS framework.

Part of the changes state that major energy projects eligible for CEPNS are those identified in the Philippine Energy Plan, including power generation, transmission, distribution, and ancillary services essential for grid stability and load growth. Projects can also be granted certification if they involve a significant capital investment of at least $60m (PHP 3.5b).

CEPNS certifications remain valid until the commercial operation date of the project.

Follow the link s for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.