, Thailand
Photo by Philipp via Pexels

RATCH Group’s net profit up 15% in 9M

Power generation accounted for 95% of revenues.

Thailand’s RATCH Group Public Company Limited has reported a 15% increase in its net income, reaching $158.17m (THB 5.49b) in the first nine months of the year (9M 2024) amidst higher profit sharing of joint ventures and outperformance of its power plants in Australia and Indonesia.

In a statement, RATCH said power generation was a key growth driver, generating $921.43m (THB 31.95b) or 95% of the total revenue in 9M. Of this, renewable energy power plants contributed 14%, and conventional power plants accounted for 82%.

Over the past nine months, joint ventures, including Paiton Power Plant, Hin Kong Power Plant, and Calabanga Solar Farm, contributed $153.22m (THB 5.312b) in profit sharing, whilst RATCH-Australia Corporation, a wholly-owned subsidiary, generated $155.8m (THB 5.41b) in revenue, driven by Lincoln Gap Wind Farm 1 and 2, and Snapper Point Gas-fired Power Plant.

RATCH Group has also issued $115.1m (THB 4b) in green bonds.

The company completed four pipelined projects with a combined capacity of 1,183 megawatts as planned, and investment in committed projects was made by $709.1m (THB 24.62b).

“We strive for collaboration with strategic partners to find new business aligned with carbon neutrality goal and net zero emission goals, particularly in low-carbon fuels with strong potential for the future,” said RATCH Group CEO Nitus Voraphonpiput.

$1 = THB34.75

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.